Posted by
Aleks
Hari Jum’at (24/10/2008) diselenggarakan sebuah diskusi yang menghadirkan Amel Boubekeur, seorang peneliti Center for the European Public Studies yang berkedudukan di Brussels, Belgia memaparkan tentang Islam and Youths in Europe . Beberapa catatan penting dalam diskusi yang dilaksanakan pada 2008 tersebut adalah: Perjumpaan antara Islam sebagai sebuah agama dengan ragam kebudayaan kontemporer adalah sebuah keniscayaan. Tak hanya sebuah pertemuan, bahkan di antara keduanya sangat dimungkinkan terjadi dinamika dan dialektika, apalagi ketika kebudayaan kontemporer itu juga menyangkut kaum muda sebagai bagian penting kebudayaan kontemporer. Dalam konteks Eropa, khususnya Perancis, dialektika ini telah memunculkan sintesa baru tentang islam utamanya mengenai mekanisme dakwah yang diusung oleh kaum muda. Hal ini terlihat dalam sintesa musik rap yang di usung oleh Méhdi Zaouiche (Medina), yang tidak hanya menjadikan musik rap sebagai moda komunikator budaya pop saja. Tapi...